Minggu, 22 September 2013

RandomPost #1

Sudah lama sekali tak menulis, iya saya bingung mau cerita apa disini. Akhir-akhir ini rasanya mati rasa sama dunia tulis-menulis ini. Pikiran saya lagi dirasuki begitu banyak hal-hal yang mesti dirapiin dulu sebelum dimuntahkan keluar. Kalau orang-orang di sekeliling saya bilangnya, saya kalau ngomong sering ga pakai saringan. Emang beneran? Kok saya ga ngerasa ya? haha

Soal saring-menyaring ini, saya percaya bahwa "the truth has to be told, no matter how hurt it'll be". Nah, cuma ya ada orang yang akan merelakan banyak waktunya buat menyusun kata manis buat membingkai kebenaran ini. Sementara saya lebih memilih buat menyampaikannya apa adanya tanpa polesan bahkan kalau perlu dipertajam. haha (evil smirk) Ibaratnya kalau kita analogikan menyampaikan kebenaran itu seperti menembakkan senjata api, ada orang yang akan menarik pelatuknya bersamaan dengan serangkaian bunga duka cita sementara saya akan mengubah pelurunya yang tumpul sampai runcing dulu. Lalu mengarahkannya tepat ke jantung. Biar lebih ngena.

Lagian, saya orang yang agak tidak suka (kalau pakai kata benci agak ekstrim) dengan afeksi-afeksi manis berlebihan. Saya percaya cinta dan sayang itu kata kerja, bukan kata-kata yang bersifat manis. Namun, bukan berarti bersifat dan bersikap manis itu salah. Itu cuma bukan style saya :p Dan, bagi kalian yang ngerasa saya tembak pakai peluru tajam, harusnya bangga karena itu berarti saya yakin kalian ga akan ninggalin saya meskipun saya jahatin. (Pedetingkatmahasiswa) Yah,intinya bagi saya tingkat kedekatan antar dua orang itu baru dinilai tinggi kalo udah bisa saling menghina dan mencaci tanpa terasa sakit sama sekali. Saya udah punya beberapa sih temen yang begini, tapi mau nambah lagi. Dare to join? fufufu

Random? Iya, kan judulnya randompost. Dan batewe, ini judul seperti biasa ikut-ikutan gaya nulisnya beberapa orang yang rajin nulis notes di facebook. Kalo kalian aktif di jejaring sosial itu, pasti taulah ya ini refers to siapa XD

Well, sekian dulu randompost hari ini. Mau makan es krim yang dibawain Ka Indah duluh.

Love,

Icino
xoxo

Senin, 29 Juli 2013

Pusat Semesta



Kita terbiasa hidup bersama ya? Sepuluh tahun lamanya aku hidup berputar dalam orbit yang mengelilingimu. Kau kuberi tempat tertinggi sebagai pusat dari segala yang berada dalam semestaku. Tapi tahukah kau? Untuk tetap di garis orbitnya, kami para planet butuh gaya gravitasi darimu. Yang mana sebanding dengan jarak yang ada di antara kita. Namun dalam tiga tahun terakhir, gravitasi darimu semakin mengecil.  Entah kau lupa atau memang ingin aku lepas darimu. Menjauh.

Sekarang, setelah tiga tahun berjuang untuk tetap bertahan dalam orbitku, sepertinya planetku tengah mencari pusat semesta lain. Dan kali ini kelihatannya ia punya gaya gravitasi yang lebih kuat darimu. Maka ketika kau bertanya kenapa aku tak lagi berada di orbit yang sepuluh tahun membesarkanku itu, aku tak tahu harus menjawab dengan cara bagaimana. Pemahaman fisikaku lumpuh, tak bisa menjawabnya.

Bisakah kau beri aku waktu lebih? Aku butuh belajar lagi. Butuh menemukan cara agar kau kembali menjadi pusat semestaku. Sementara itu, jika kau menemukan planet lain selama masa perpanjangan waktu ini, silahkan menjadi pusat semestanya. Aku, sepertinya ingin mencoba menjadi bintang lain. Setelah bersinar, kelak akan meledak dengan sendirinya dan akhirnya hanya dikenang.