Seperti surga yang Ia jatuhkan
dari langitNya. Seperti itulah bumi dengan kehadiranmu. Sore hari tadi, sore
hari kemarin dan sore-sore yang akan datang. Akan selalu sama buatku. Seperti
surgaNya yang menghampiri kita. Kehadiranmu dalam setiap tawa-tawa panjang kita
setiap sore-sore di pinggir danau ini adalah waktu paling membahagiakan yang
mampu kumiliki saat ini. waktu-swaktu sebelum bertemu denganmu adalah
waktu-waktu paling mendebarkan yang mampu kubeli. Berharap kau tak lupa dan
segera datang. Berharap kau baik-baik saja dalam perjalananmu. Entahlah,
mungkin ini yang mereka sebut dengan cinta. Seperti surga yang Ia jatuhkan dari
langit-langitNya
Kamis, 28 Februari 2013
Jumat, 22 Februari 2013
Ceritanya Saya tengah Kecewa
Aku tak pernah sekecewa ini. Hingga frustasi begini, belum
pernah. Aku rindu, ingin bertemu denganmu. Tapi kenyataan tak seindah
cerita-cerita cinta di legenda-legenda lama itu. Kau sudah punya dunia sendiri,
kadang aku bertanya-tanya. Jangan-jangan dunia kita tak akan bisa satu lagi?
Kau tau, rasanya seperti cinta yang bertepuk sebelah tangan. Rindu
tapi tak bisa bertemu. Bukan karena waktu, tapi kau yang tak mau. Rasanya menggelikan.
Aku berpikir, aku cukup berharga untuk meminta waktumu. Ternyata aku terlalu
berekspektasi lebih pada diri sendiri. Sekarang yang tinggal perasaan malu pada
diri sendiri. Tak mampu mengukur baying-bayang sendiri.
Langganan:
Postingan (Atom)